Kali ini kami akan membahas bagaimana cara menyambungkan sebuah papan satu dengan papan lainnya, agar bisa menyatu dengan kuat serta bisa digunakan sebagai produk mebel yang berkualitas.

Sebelum mendalami hal tersebut, sedikit saya jelaskan lebih dahulu bawah teknik penyambungan papan merupakan prioritas utama dalam dunia permebelan. Karena tanpa adanya proses penyambungan papan, tidak akan menghasilkan produk jadi yang berkualitas.

Bagus tidaknya hasil penyambungan dilihat dari rapet atau tidaknya antar papan yang di rekatkan. Dimana bila hasil penyambungan ada rongga atau renggang dan terlihat maka bisa disebut pekerjaannya kurang rapi dan tidak kuat.

Sebaliknya bila antar papan tidak ada celah alias rapet, maka hasilnya dipastikan kuat dan sempurna. Untuk itu tukang kayu harus mahir dalam proses penyambungan ini. Karena proses inilah yang menjadi tumpuan utama dalam pembuatan produk mebel.

Berikut beberapa tahapan penyambungan  kayu yang baik dan kuat :

1. Siapkan papan yang mau disambung, papan harus sudah diserut dan sudah lurus presisi / Siku serta permukaan sudah mulus dan halus. Untuk proses penghalusan bisa menggunakan serut, namun bila ingin hasil yang maksimal bisa menggunakan planner untuk proses pelurusan dan penghalusan permukaan. Hal ini karena mesin planer bisa membuat permukaan lurus dan siku, namun untuk alat serut / pasa harus mempunyai keahlian dalam penggunaanya.

2.  Tahap selanjutnya adalah proses perekatan, apabila kedua papan sudah benar-benar lurus, halus dan siku, maka tahap selanjutnya adalah proses perekatan dengan permukaan papan dikasih lem epoxy di salah satu sisi papan, lalu kedua papan tersebut di tempelkan dengan alat press agar papan saling menyatu dan rekat tanpa ada celah atau rongga sedikitpun.

3. Jika kedua permukaan yang direkatkan sudah tidak ada rongga alias rapet, maka selanjutnya proses pengencangan menggunakan press tadi, caranya di pusat gagang pres sekuat tenaga sampai tidak bisa berputar lagi. Nah untuk penggunaan press sebaiknya ditempatkan di bagian 2 sisi ujung dan di bagian tengah. Tujuannya agar perekatan maksimal mengenai semua papan yang di sambungkan.

4. tahap ini adalah tahap menunggu lem epoxy kering, dan setelah lem kering, semua press bisa dicabut dan diambil lagi. Nah tahap penyambungan kayu mebel sudah selesai dilakukan dan selanjutnya adalah proses merapikan lem yang menempel di sisi papannya. Bisa menggunakan amplas maupun menggunakan serut untuk sisa lem epoxy yang menempel.

Demikian adalah tahapan bagaimana cara penyambungan kayu mebel yang berkualitas. Dengan catatan kayu harus kering dan merk lem epoxy harus bagus, karena kalau tidak menggunakan kayu kering dan merk lem yang bagus, hasilnya kurang maksimal. Karena sambungan akan lebih cepat putus dan pecah.

Untuk itu kebanyakan produk mebel jepara seperti di toko online dewa mebel selalu menggunakan bahan baku kayu yang kering serta merk lem yang bagus, hal ini agar produk mebel yang dihasilkan memiliki durability baik dan produk memiliki kontruksi kuat dan kokoh.