Luka dapat disebabkan banyak hal, entah itu akibat terkena benda tajam, jatuh, kecelakaan, dan lain-lain. Kebanyakan orang beranggapan luka bisa cepat sembuh apabila segera membalutnya menggunakan plester atau perban. 

Anggapan tersebut sebenarnya kurang tepat. Sebelum membalutnya dengan plester atau perban, luka harus dibersihkan terlebih dulu supaya tidak menimbulkan infeksi. Perawatan terhadap luka juga tidak boleh asal-asalan, melainkan harus dilakukan dengan langkah yang tepat. Lalu langkah tepat perawatan luka seperti apa sih yang harus dilakukan agar tidak terjadi infeksi? Simak ulasan berikut.

Mencuci Tangan

Langkah awal perawatan terhadap luka ialah mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memulai membersihkan luka. Cuci kedua tanganmu menggunakan sabun dan air mengalir. Nah kalau nggak mau ribet, kamu bisa menggunakan hand sanitizer dan menunggunya hingga kering. Nah kalau kamu punya sarung tangan medis, kamu bisa menggunakannya supaya kondisi tangan lebih bersih dan steril.

Kamu Harus Tahu Ini! 5 Langkah Tepat Perawatan Luka Agar Tidak Terjadi Infeksi!

Menekan Area Kulit yang Terluka

Setelah mencuci tangan, perawatan luka bisa dilanjutkan dengan  menekan secara perlahan area kulit yang terluka menggunakan kasa steril atau kain bersih. Hal ini dapat dilakukan hingga pendarahan berhenti. Oh iya perawatan ini hanya berlaku untuk luka yang berdarah saja. Kalau hanya goresan kecil tidak perlu ditekan. Nah kalau luka bakar, tidak boleh ditekan dan kunjungilah dokter sesegera mungkin.

 

Membersihkan Luka dengan Air Mengalir

Membersihkan luka dengan air mengalir dilakukan untuk membasmi kotoran yang menempel pada luka agar tidak terjadi infeksi. Hal ini bisa dilakukan selama 5-10 menit. Kemudian dilanjutkan dengan membersihkan area sekitar luka dengan menggunakan kain bersih dan sabun lembut. Jangan sampai sabun mengenai luka ya, sebab akan terasa perih dan bisa menimbulkan iritasi. Setelah itu ambil pinset yang telah diberi isopropil alkohol, lalu bersihkan kembali kulit yang terluka demi mengangkat kotoran yang masih menempel pada area sekitar

luka.

 

Mengoleskan Krim ataupun Salep Antibiotik

Setelah selesai membersihkan luka, kamu bisa mengoleskan krim atau salep antibiotik secara tipis-tipis dan perlahan pada area kulit yang terluka. Antibiotik ini berperan menjaga kelembapan kulit serta mencegah timbulnya jaringan parut pada bekas luka. Jika lukamu hanya berupa goresan kecil, kamu tidak perlu mengoleskan antibiotik.

 

Membalut Luka dengan Perban

Tidak semua jenis luka harus menggunakan perban.  Jika lukanya tidak dalam ataupun hanya goresan kecil, tidak masalah jikalau hanya membersihkannya saja. Penggunaan perban sebenarnya  berfungsi mencegah agar kuman tidak masuk kedalam luka. Ganti perban paling tidak sehari sekali atau saat kondisi perban sudah kotor dan basah.

Demikian 5 langkah tepat perawatan luka untuk mencegah terjadinya infeksi. Jangan lupa kunjungi blog kesehatan https://synergyofficial.co.id. Semoga bermanfaat ya!