Atap adalah hal yang paling penting dalam sebuah bangunan karena untuk melindungi diri dari cuaca panas dan hujan. Untuk memasang atap, harus ada konstruksi rangkanya sebagai tempat untuk menyusun jenis atap apapun. Untuk membuat konstruksi rangka atap menggunakan material seperti kayu dan baja ringan.

Yang paling sering digunakan untuk membuat konstruksi rangka atap adalah baja ringan. Karena material ini mempunyai kelebihan dimana beratnya yang ringan dapat memudahkan proses pemasangan konstruksi rangka atap dan sangat kokoh untuk menopang atap jenis apapun.

Sebelum kalian memasang konstruksi rangka atap, kalian harus menyimak tips berikut ini:

1. Sesuaikan Rangka Baja Ringan dengan Model Atap

Pastinya sebelum memasang konstruksi rangka atap kalian harus menyesuaikan model atap yang kalian inginkan. Dan untuk membentuk konstruksi rangka atap kalian harus sesuaikan jenis baja ringan untuk beban yang akan di topang. Jika sudah dirasa kuat konstruksi rangka atapnya, beri jarak yang rapat agar bisa menopang beban dengan baik, maksimal kerenggangannya sekitar 150 cm.

Jual Rangka atap baja ringan nol81381281414 - Kota Tangerang - amaska truss  | Tokopedia

2. Sesuaikan dengan Jenis Atap

Menggunakan baja ringan untuk konstruksi rangka atap kalian, bisa menggunakan jenis atap apapun tidak hanya yang berbahan logam saja. Jenis atap seperti, asbes, keramik, beton, kaca dan lain – lain. Jika ingin memilih jenis atap harus disesuaikan dengan konstruksi rangka atap, semakin berat atapnya semakin banyak baja ringan yang kalian butuhkan, begitu juga sebaliknya.

3. Cek Kualitas Baja Ringan

Jika ingin melihat kualitas baja ringan bisa dilihat dari tegangan tarikannya. Baja ringan yang bagus adalah memiliki tegangan tarikan 550 MPA agar tetap kokoh dalam menopang jenis atap apapun.

Tidak hanya dilihat dari tegangan tarikannya saja, tetapi juga bisa dilihat dari SAE grade. Baja ringan yang memiliki SAE grade sekitar 980 itu adalah baja ringan yang berkualitas. Semakin kecil tegangan tarikannya semakin rendah kekuatan menopang beban.

Dan juga bisa dilihat kualitasnya dengan melihat lapisan anti korosi di baja ringan. Baja ringan paling banyak menggunakan lapisan zinc dan galvalume. Untuk baja ringan yang menggunakan lapisan zinc harganya sangat murah, tahan terhadap semen, tetapi tidak tahan air garam.

Sedangkan yang menggunakan lapisan galvalume lebih tahan terhadap zat korosi tapi tidak tahan semen dan sering digunakan di bangunan sekitar pesisir pantai.

4. Perhatikan Sistem Penguat Baja Ringan

Baja ringan memiliki bentuk yang tipis dibanding dengan baja konvensional. Maka dari itu baja ringan lebih fleksibel dipasang. Meskipun tipis dan kokoh tetapi beresiko roboh bila memasangnya tidak tepat. 

Jika kalian membeli baja ringan kalian juga harus menyediakan penyangga dalam jumlah yang sesuai dengan banyaknya baja ringan yang kalian pakai.

5. Pilih Baja Ringan Prefabrikasi

Apa itu prefabrikasi?? Prefabrikasi adalah model baja ringan yang sudah di potong di pabriknya. Memilih baja ringan model prefabrikasi bisa lebih efisien karena tidak perlu menghitung dan mengukur secara manual saat pemasangan. Dan juga lebih rapi dan akurat.

Buat kalian yang berada di medan dan sedang mencari baja ringan sekaligus dengan tukang untuk pemasangannya bisa mencari jasa pasang baja ringan di medan terdekat di tempat anda

Terimakasih…. Stay safe yaa