Bagi warga Indonesia setiap 5 tahun sekali akan mengadakan Pemilihan Umum atau lebih dikenal oleh masyarakat luas dengan sebutan “Pemilu”. Dalam kegiatan Pemilu sendiri, setiap warga negara Indonesia akan memilih Presiden, Wakil Presiden, partai, dan wakil rakyat. Masyarakat Indonesia harus memilih pemimpin negara dan wakil rakyat sesuai dengan pilihannya tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

Adapun dalam pelaksanaan Pemilu harus memperhatikan beberapa asas, seperti Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil atau disingkat menjadi Luber Jurdil. Dengan adanya asas tersebut, maka masyarakat Indonesia yang datang ke Pemilu akan lebih tenang dalam menentukan atau memilih Presiden, Wakil Presiden, wakil rakyat, dan partai. 

Selain itu, masyarakat Indonesia juga bisa melihat hasil dari pemungutan suara secara terbuka, sehingga tidak perlu takut akan terjadi kecurangan yang menguntungkan pihak-pihak tertentu saja. Dengan adanya pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar itu sendiri, maka Pemilu ini bisa berjalan dengan transparansi. 

Di dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut pengertian Pemilu hingga tujuan Pemilu. 

Pengertian Pemilu

Seperti yang  sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Pemilu merupakan akronim dari Pemilihan Umum. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Pemilihan Umum adalah "pemilihan yang dilakukan serentak oleh seluruh rakyat suatu negara (untuk memilih wakil rakyat dan sebagainya)". 

Sementara itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012, Pemilu dapat diartikan sebagai suatu pemilihan secara langsung yang ketika pelaksanaannya sesuai dengan asas-asas, seperti jujur, adil, umum, bebas, rahasia, dan langsung serta berlandaskan Undang-Undang Dasar dan Pancasila. 

Secara sederhana, Pemilihan Umum atau Pemilu adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk melaksanakan kedaulatan negara sekaligus berperan dalam pelaksanaan demokrasi. 

 

Fungsi Pemilu

Pemilu ini merupakan suatu kegiatan yang mencerminkan demokrasi, sehingga sangat perlu dilakukan di Indonesia. Maka dari itu, pemilu mempunyai beberapa fungsi utama, diantaranya:

1. Melakukan Pemilihan Wakil Rakyat Secara Politik

Fungsi pertama dari Pemilu adalah melakukan pemilihan wakil rakyat secara politik, sehingga rakyat Indonesia bisa menentukan pilihan wakil rakyat yang sesuai dengan pilihannya. Dengan adanya fungsi ini, tidak menutup kemungkinan apabila aka nada wakil rakyat baru dan menggantikan beberapa wakil rakyat yang lama. 

2. Melakukan Pemilihan Terhadap Pemimpin Negara

Selain fungsi memilih wakil rakyat, Pemilu juga memiliki fungsi berupa pemilihan pemimpin negara. Indonesia yang menganut sistem pemerintahan presidensial, maka dalam pelaksanaan Pemilu akan memilih Presiden dan Wakil Presiden. Sebelum memilih Presiden serta wakilnya, para pemilih perlu melihat latar belakang serta visi dan misi dari setiap para calonnya. 

3. Memberikan Pendidikan Politik

Fungsi ketiga dari Pemilu adalah memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat Indonesia. Dengan adanya penyelenggaraan Pemilu, masyarakat Indonesia menjadi “melek politik”, seperti mengetahui jumlah partai politik dalam Pemilu, siapa saja yang mencalonkan menjadi wakil rakyat, dan sebagainya. 

 

Tujuan Pemilu

Selain fungsi, pelaksanaan Pemilu juga memiliki tujuan, diantaranya:

1. Untuk Pergantian Kepemimpinan Sesuai dengan Konstitusional 

Tujuan utama dari Pemilu adalah untuk melakukan pergantian kepemimpinan (Presiden dan Wakil Presiden) yang sesuai dengan konstitusional. Dengan kata lain, pergantian kepemimpinan dilakukan secara sah dan sudah sesuai dengan peraturan hukum serta Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. 

2. Untuk Memilih Perwakilan Rakyat Sesuai dengan Konstitusional

Pemilu juga memiliki tujuan untuk memilih wakil rakyat politik yang sudah sesuai konstitusional, sehingga wakil rakyat yang menjabat merupakan pilihan rakyat. Dengan begitu, wakil rakyat yang sudah terpilih diharapkan mampu menyampaikan aspirasi rakyat Indonesia. 

3. Sebagai Sarana Bagi Masyarakat Untuk Berpartisipasi dalam Kegiatan Demokrasi

Tujuan Pemilu berikutnya adalah sebagai saran bagi seluruh masyarakat Indonesia agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan demokrasi. Oleh karena itu, dengan mengikuti Pemilu, maka kita sudah berperan dalam penyelenggaraan Pemilu itu sendiri. 

4. Sebagai Bentuk Kedaulatan Rakyat

Pemilu yang merupakan pesta demokrasi bagi masyarakat Indonesia, maka Pemilu memiliki tujuan sebagai bentuk dari kedaulatan rakyat. Hal ini dapat terjadi karena setiap keputusan yang diambil oleh pemerintah harus sesuai dengan aspirasi rakyat. 

 

Menjadi panitia Pemilu sangat menyenangkan karena bisa ikut berpartisipasi atau berperan secara langsung dalam penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilu. Lalu, apakah kamu sudah pernah ikut serta menjadi panitia Pemilu?

Selain itu, kita sebagai masyarakat Indonesia harus tetap mengawasi Pemilu ini sampai selesai, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecurangan. Oleh sebab itu, ketika melihat adanya kecurangan pada Pemilu, kita perlu melaporkannya kepada pengawas Pemilu

Dengan adanya Pemilu atau pesta demokrasi ini diharapkan seluruh masyarakat Indonesia bisa datang untuk menentukan pilihannya. Hal ini sangat perlu untuk dilakukan supaya menghindari kecurangan terhadap “suara-suara” yang tidak digunakan. Dengan kata lain, kita sebagai masyarakat Indonesia jangan melakukan “golput”.