Dikenal dengan istilah Standar Pelayanan Minimum (SPM), terdapat suatu batasan minimal yang wajib dicapai oleh setiap penyelenggara layanan dalam mewujudkan pelayanan kereta api kepada konsumen. Kriteria ini harus disertai dengan indikator kinerja yang menjadi panduan dalam pelaksanaan dan evaluasi layanan, menjanjikan kualitas yang cepat, efisien, terjangkau, dan dapat diukur sesuai dengan Peraturan Menteri nomor 63 tahun 2019.

Fokus utama dari SPM ini terletak pada penyelenggaraan layanan penumpang kereta api, yang telah dirinci dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 63 Tahun 2019 menjadi dua bagian utama: layanan di stasiun dan layanan selama perjalanan.

Mengoptimalkan Pelayanan Kereta Api Melalui Standar Minimum

Penyelenggaraan layanan di stasiun kereta api dibagi berdasarkan beberapa kategori, antara lain:

  1. Jenis stasiun yang melayani perjalanan kereta api antarkota, lokal, serta Kereta Rel Diesel.
  2. Volume rata-rata penumpang harian untuk Kereta Rel Listrik (KRL), Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT), dan kereta api yang menuju bandara.

Dalam proses penyelenggaraan layanan kereta api, baik di stasiun maupun selama perjalanan, terdapat enam prinsip utama yang harus diperhatikan, yakni:

  1. Keselamatan
  2. Keamanan
  3. Reliabilitas
  4. Kenyamanan
  5. Kemudahan Akses
  6. Kesetaraan Layanan

Mengenai layanan selama perjalanan, SPM mencakup berbagai jenis layanan perkeretaapian, termasuk layanan antarkota, layanan perkotaan, dan layanan menuju bandara.

Layanan Kereta Antarkota

Layanan kereta api antar kota umumnya diakui sebagai layanan kereta penumpang yang dirancang untuk menghubungkan kota-kota yang terpisah oleh jarak yang signifikan, melebihi jangkauan kereta komuter atau kereta api lokal biasa. Definisi tentang apa itu kereta antar kota bisa beragam tergantung pada konteks negara tempat layanan itu disediakan.

Kereta antar kota karakteristiknya adalah sebagai kereta ekspres yang menawarkan pemberhentian yang sangat terbatas antara titik asal dan tujuan, dengan tujuan utama menyediakan sarana transportasi yang cepat dan nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Ini membuat layanan kereta antar kota menjadi pilihan yang disukai bagi mereka yang ingin bepergian antar kota dengan efisiensi waktu dan kenyamanan.

Layanan Perkotaan

Untuk layanan perkotaan, beberapa jenis kereta yang termasuk adalah:

  1. Kereta api untuk perjalanan jarak dekat
  2. Kereta Rel Diesel
  3. Kereta Rel Listrik
  4. Light Rail Transit (LRT)
  5. Mass Rapid Transit (MRT)

Semua jenis layanan angkutan kereta api tersebut, baik yang bertujuan untuk memenuhi Kewajiban Pelayanan Publik (PSO) maupun layanan perkeretaapian lainnya, diwajibkan untuk mematuhi standar minimum yang telah ditetapkan, menegaskan komitmen terhadap penyediaan layanan berkualitas tinggi bagi masyarakat.

Layanan Kereta Menuju Bandara

Di Indonesia, beberapa bandara internasional kini telah dilengkapi dengan fasilitas akses transportasi melalui kereta bandara, sebuah solusi praktis untuk mengatasi persoalan kemacetan dan memperpendek waktu perjalanan dari berbagai titik keberangkatan menuju bandara.

Layanan kereta bandara ini secara eksklusif tersedia untuk bandara-bandara internasional yang terletak di kota-kota besar di seluruh Indonesia, menawarkan kemudahan dan efisiensi bagi para penumpang yang ingin mencapai bandara dengan cepat dan nyaman.

Nikmati kemudahan akses informasi reservasi tiket kereta api hanya di www.tiketkeretaapi.com.