Raja Ampat, yang terletak di ujung barat kepulauan Papua, Indonesia, adalah surga yang belum banyak terjamah dan merupakan salah satu destinasi menyelam terbaik di dunia.

Kepulauan ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa dengan ribuan pulau karang, perairan biru kristal, dan keanekaragaman hayati bawah laut yang menakjubkan.

Dikenal sebagai pusat keanekaragaman terumbu karang global, Raja Ampat bukan hanya surga bagi para penyelam, tetapi juga bagi penggemar snorkeling, kayaking, dan pecinta alam.

Pengalaman di Raja Ampat dijamin akan mempesona setiap pengunjung dengan pemandangannya yang eksotis dan interaksi langsung dengan alam yang masih sangat asli.

Cara Menuju Raja Ampat

Untuk sampai ke Destinasi Wisata Papua ini, kamu harus terbang ke Bandara Domine Eduard Osok di Sorong, Papua Barat. Jika kamu berangkat dari Jakarta, perjalanan ini biasanya memakan waktu sekitar 5 – 6 jam dengan biaya tiket mulai dari Rp2,7 juta.

Harga ini berlaku untuk perjalanan pulang dari Sorong ke Jakarta juga. Setelah mendarat, kamu memiliki dua pilihan transportasi untuk melanjutkan ke Raja Ampat: pesawat kecil atau kapal laut.

Untuk opsi yang lebih ekonomis, kamu bisa memilih kapal laut, dengan tarif sekitar Rp100 ribu untuk kelas ekonomi dan Rp215 ribu untuk kelas eksekutif. Perjalanan kapal ke Waisai memakan waktu 2 – 3 jam dengan kapal cepat, dan 5 – 6 jam dengan kapal biasa.

Biaya Tiket Masuk dan Sewa Kapal untuk Island Hopping di Raja Ampat

Setibanya di Waisai, kamu perlu membayar tiket masuk ke Raja Ampat sebesar Rp500 ribu per orang. Memang terdengar mahal, namun tiket ini berlaku selama satu tahun penuh, sehingga kamu tidak perlu membayar lagi untuk masuk ke Raja Ampat selama periode tersebut.

Untuk pengalaman yang tak terlupakan, island hopping adalah aktivitas yang wajib dilakukan di Raja Ampat. Kamu bisa menyewa kapal motor dengan harga berkisar antara Rp8 juta hingga Rp13 juta per hari.

Kapasitas kapal tergantung pada ukurannya; kapal kecil biasanya muat untuk 6 – 8 orang, sedangkan kapal besar bisa menampung 10 – 12 orang. Ini adalah kesempatan bagus untuk berbagi biaya dengan teman-temanmu.

Empat pulau besar yang bisa kamu jelajahi saat island hopping adalah Pulau Misool, Pulau Waigeo, Pulau Batanta, dan Pulau Salawati. Kamu juga bisa meminta untuk mengunjungi pulau-pulau lain asalkan masih dalam kawasan Raja Ampat.

Selama perjalanan, kapal akan berhenti di beberapa titik di mana kamu bisa snorkeling atau diving. Pastikan untuk memesan paket diving atau snorkeling terlebih dahulu agar peralatan disediakan.

Biaya sewa alat snorkeling dimulai dari Rp150 ribu, sedangkan untuk diving sekitar Rp800 ribu. Jika tertarik, kamu juga bisa mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikasi scuba diving dengan biaya mulai dari Rp3 juta.

Biaya Penginapan dan Transportasi di Raja Ampat

Biaya menginap di Raja Ampat sangat bervariasi tergantung jenis penginapan yang dipilih. Untuk homestay yang lebih sederhana, tarifnya dimulai dari Rp300 ribu per malam.

Meski sederhana dan seringkali terintegrasi dengan rumah warga, homestay ini sudah termasuk fasilitas yang layak plus tiga kali makan sehari dengan menu yang variatif.

Jika kamu memilih untuk menginap di hotel atau resort, harga permalamnya mulai dari Rp1 juta. Tentu saja, semakin lengkap fasilitas yang disediakan, semakin tinggi pula harga yang harus dibayar.

Untuk transportasi ke penginapan, kamu bisa menggunakan taksi dengan biaya sekitar Rp100 ribu sekali jalan. Sebagai alternatif yang lebih ekonomis, kamu bisa menyewa mobil atau mini bus dengan harga mulai dari Rp700 ribu per hari, yang bisa dibagi dengan teman-teman untuk lebih hemat.

Biaya makan di Raja Ampat tergantung pada pilihan dan selera masing-masing. Di rumah makan lokal, harga makanan biasanya serupa dengan standar di wilayah lain di Indonesia, yaitu mulai dari Rp20 ribu. Sementara itu, makan di restoran tentunya akan lebih mahal.

Estimasi Biaya Perjalanan ke Raja Ampat dari Jakarta

Berikut adalah rincian estimasi Biaya ke Raja Ampat dari Jakarta, mulai dari tiket pesawat pulang-pergi hingga penginapan, totalnya mencapai Rp7,55 juta, belum termasuk biaya makan dan aktivitas tambahan.

  • Tiket Pesawat PP: Rp5.400.000
  • Tiket Kapal ke Waisai: Rp100.000
  • Tiket Masuk Raja Ampat: Rp500.000
  • Sewa Kapal untuk Island Hopping: Rp1.000.000 per orang per hari (dengan patungan)
  • Penginapan: Rp300.000 per malam (dapat lebih murah jika patungan)
  • Transportasi Mobil: Rp100.000 sekali jalan
  • Sewa Peralatan Snorkeling: Rp150.000

Perlu diingat bahwa semua biaya di atas kecuali tiket pesawat hanya berlaku per hari. Estimasi ini juga belum termasuk biaya makan dan pengeluaran lainnya.

Biaya keseluruhan bisa lebih tinggi jika kamu memilih penginapan yang lebih mahal, sewa alat diving, atau jika kamu berangkat dari kota yang lebih jauh dari Jakarta. Sebaliknya, biaya bisa lebih rendah jika terbang dari kota yang lebih dekat ke Papua.

Itulah rincian dan estimasi anggaran untuk liburan ke Raja Ampat dari Jakarta. Biayanya memang tidak murah, tetapi pengalaman dan pemandangan yang diperoleh pasti sepadan. Jadi, sudah siap merencanakan liburan impianmu ke Raja Ampat?