Slip Gaji termasuk salah satu dokumen penting yang biasanya dikeluarkan oleh perusahaan untuk karyawannya sebagai bentuk transparansi atas pemberian upah atau gaji.

Dimana di dalam dokumen tersebut berisikan rincian pembayaran gaji seorang karyawan, mulai dari upah pokok, uang lembur dan potongan/

Setiap karyawan berhak tahu atas rincian gaji yang mereka terima, karena itu menjadi sebuah kewajiban perusahaan untuk memberikan dokumen tersebut.

Dalam hal ini pemerintah Indonesia sudah membuat undang-undang tentang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, Pasal 87 ayat (1), untuk lebih detailnya silahkan simak ulasan dibawah ini.

 

Slip Gaji Karyawan

Diatas sudah kita jelaskan bahwa slip gaji mempunyai peran yang sangat penting bagi seorang karyawan dan pemerintah Indonesia sudah membuat ketentuan dalam perundang-undangan.

Dalam undang-undang tersebut dinyatakan bahwa "Pembayaran upah dilakukan secara tunai, tidak didasarkan pada jumlah jam kerja, dan tidak boleh dibayarkan dalam bentuk barang."

Ketentuan tersebut dibuat untuk melindungi hak karyawan atas upah atau gaji yang harus diterima setelah ia melakukan pekerjaannya.

Dengan adanya slip gaji tersebut, karyawan dan pegawai sama-sama mempunyai bukti yang sah bahwa gaji tersebut telah diberikan.

Fungsi Slip Gaji

Dari ulasan diatas sebenarnya kalian sudah bisa menyimpulkan bahwa slip gaji tersebut punya peran penting, baik untuk perusahaan atau karyawan itu sendiri.

Dikutip dari halaman https://disnakerja.id ada beberapa fungsi penting dari slip gaji yang harus karyawan ketahui, diantaranya sebagai berikut:

1. Bukti pembayaran gaji

Dengan adanya slip gaji tersebut sudah membuktikan bahwa pihak perusahaan sudah memenuhi kewajibannya untuk membayar gaji karyawan sesuai dengan pertatuan yang berlaku.

Terkadang dokumen slip gaji dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan dalam pengajuan pinjaman, kredit atau membuat kartu kredit.

2. Sebagai dasar perhitungan pajak

Selain digunakan sebagai bukti pembayaran, slip gaji juga dapat digunakan untuk mempermudah dalam menghitung pajak penghasilan (PPh) karyawan.

PPh ini akan di hitung berdasarkan penghasilan bruto  dan dikurangi dengan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) dan beberapa potongan lain seperti halnya iuran BPJS

3. Sebagai bahan evaluasi kinerja

Adanya slip gaji juga dapat membuat karyawan dapat mengevaluasi diri, yang awalnya biasa seja menjadi lebih semangat dalam menjalankan kewajibannya sebagai karyawan.

Format Slip Gaji

Proses pembuatan slip gaji juga tidak sembarangan, ada beberapa format yang harus diperhatikan.

Format tersebut berisikan informasi penting yang harus dilampirkan secara jelas dalam surat atau dokumen slip gaji ini.

Untuk itu slip gaji di dalamnya berisikan beberapa rincian seperti:

  • Identitas karyawan
  • Periode pembayaran
  • Gaji pokok
  • Tunjangan
  • Upah lembur
  • Potongan
  • Jumlah gaji bersih

Dengan memuat beberapa informasi diatas, karyawan dapat mengetahui secara jelas atas rincian gaji yang ia terima.

 

Mungkin hanya itu saja yang dapat kami sampaikan, semoga ulasan diatas bisa membantu dan bermanfaat untuk Anda semua.