Bangunan komersial adalah bangunan yang digunakan untuk usaha atau bisnis. Misalnya ruko untuk disewakan, hotel untuk penginapan, rumah kos disewakan, apartemen disewakan untuk jangka panjang dan lain – lain.

Fungsi bangunan komersial cocok untuk perdagangan seperti, pertokoan, supermarket, pusat perbelanjaan, jasa service, laundry dan lain – lain. Agar lebih menarik lagi bangunan komersial di design dengan karya arsitektur yang sudah profesional yang dapat diperjual belikan kembali.

Kali ini kita akan membahas tentang ciri – ciri bangunan komersial dan aspeknya, seperti berikut ini:

Lihat juga : Jasa Kontraktor Bangunan Komersial Murah di Medan

Ciri-ciri Bangunan Komersial

1. Warna Monokrom

Ciri – ciri yang pertama adalah warnanya monokrom, kenapa warna monokrom?? Karena menggunakan bahan baru bata, kayu dan besi dimana warna aslinya kebanyakan monokrom seperti, coklat, abu – abu, hijau kusam dan lain – lain.

Yang paling sering digunakan adalah warna abu – abu. Karena berdampak pada suasana yang berbeda dari warna lainnya. Customer yang berkunjung akan terasa lebih nyaman.

2. Konsep Daur Ulang

Membangun bangunan komersial sering menggunakan barang – barang bekas. Barang bekas tersebut di daur ulang agar bisa dipakai lagi. Barang bekas yang sudah di daur ulang akan terlihat lebih menarik lg. Barang bekas ini sering digunakan untuk furniture ruangan.

3. Proses Finishing Minimalis

Yang dimaksud minimalis proses finishing adalah bangunan yang terbuat dari batu bata yang hasil finishingnya hanya ditambahkan semen sedikit saja agar terkesan klasik yang menarik.

4. Sistem Bangunan Terekspos

Untuk membangun bangunan komersial harus di bangun dengan serapih dan sesimpel mungkin. Dan juga terkadang ada elemen yang tersembunyi di balik dinding banguan komersial ini. Agar menambah daya tarik di banding lainnya.

5. Elemen Lantai Unik

Lantai yang sering digunakan adalah jenis lantai seperti parket, acia, beton, semen dan lain – lain. Menggunakan jenis lantai tersebut akan terlihat unik. Meskipun kadang terkesan kurang menarik tetapi jenis lantai tersebut terkesan lebih nyaman. Kalian bisa memilih jenis lantai sesuai yang kalian inginkan.

Aspek-aspek Bangunan Komersial

  • Pencitraan
    Bangunan komersial harus mempunyai karakter yang kuat agar menjadi daya tarik customer.
     
  • Nilai Ekonomis
    Bangunan komersial mudah perawatannya agar tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya.
     
  • Lokasi Strategis
    Bangunan komersial yang strategis dapat mudah di lihat, di cari dan dijangkau oleh customer.
  • Prinsip Keamanan Bangunan
    Bangunan komersial harus mempunyai keamanan yang baik, karena untuk keselamatan publik. Di dalamnya harus terdapat tangga darurat, peralatan kebakaran dan peralatan keselamatan bencana alam yang lain. Tidak hanya keamanan bencana tetapi juga keamanan bangunan yang harus memiliki security atau penjagaan yang ketat.
     
  • Prinsip Kenyamanan Bangunan: Bangunan komersial harus mempunyai keuntungan untuk pemilik dan juga customer yang ada di dalam. Keuntungan yang dimaksud adalah kenyamanan, seperti suhu yang nyaman, cahaya yang cukup, audio yang nyaman, dan sirkulasi udara yang baik.
     
  • Kebutuhan Jangka Panjang
    Bangunan komersial mengantisipasi tuntutan kebutuhan perubahan waktu yang panjang karena ada bangunan komersial yang digunakan untuk jangka waktu yang panjang.
     
  • Kondisi
    Bangunan komersial menunjang lancarnya perekonomian karena berada di kawasan yang strategis seperti yang sudah dijelaskan di atas.
     
  • Kondisi Sosial Budaya Masyarakat
    Bangunan komersial harus diterima oleh masyarakat luas untuk kelancaran kegiatan.

Buat kalian yang ingin membangun bangunan komersil untuk usaha kalian bisa menggunakan jasa kontraktor bangunan komersial.

terimakasih…. stay safe yaa